3 Langkah Mudah Mengembangkan Usaha rumahan

Manfaatkan media social untuk usaha rumahan

Usaha rumahan yang dibangun bertahun-tahun punya dua kemungkinan besar, yakni akan sukses atau gagal. Betapa banyak orang yang hampir mencapai kesuksesan dalam membuka bisnis, tetapi ternyata harus berhenti di tengah jalan karena salah dalam mengambil keputusan.

Bukan hanya itu, ketidakberdayaan dalam mengembangkan bisnis menjadi sukses dan mencapai profit yang tinggi selalu diwarnai oleh berbagai faktor, baik eksternal maupun internal. Namun, sebagian besar sulitnya usaha maju memang disebabkan oleh self promotion yang kurang maksimal atau salah penerapan.

Zaman dulu, sebelum internet berkembang secepat sekarang, orang-orang mengenalkan usaha mereka melalui koran atau praktik dari mulut ke mulut. Terpenting, produk berkualitas dan harga terjangkau, maka pembeli akan berubah menjadi pelanggan. Dari yang hanya datang sekali, bisa berkali-kali.

Pada intinya, semua usaha rumahan harus memiliki senjata pamungkas dalam memasarkan produk atau jasanya. Nah, karena majunya dunia digital yang membuka peluang besar, maka tak ada salahnya menerapkan cara pengembangan usaha berintegrasi online seperti di bawah ini

Berikut cara pengembangan usaha rumahan berintegrasi online :

  1. Bikin blog atau website

Rasanya akan kurang bahkan seolah mati suri jika sebuah usaha rumahan yang ingin maju, tetapi tidak memiliki blog atau website pribadi. Padahal, adanya blog akan memudahkan calon pembeli mencari tahu seluruh tipa atau varian yang mereka inginkan. Dalam blog/website juga memudahkan si pemilik usaha untuk menyuguhkan berbagai macam informasi terkait jasa maupun barang yang ditawarkannya.

Blog yang menggunakan template menarik, sesuai binis yang tengah dikembangkan, SEO Friendly biasanya akan menarik pengunjung lebih cepat dan banyak sehingga memudahkan bisnis kian berkembang.

  1. Bikin fanspage di media sosial

Media sosia paling profitable untuk mengembangkan usaha rumahan adalah Facebook dan Instagram. Kedua SNS tersebut memiliki pengguna paling banyak di antara platform media lainnya. Pada awal pembukaan fanspage, Anda bisa menjaring temna-teman untuk mem-follow usaha Anda. Selain itu, menggunakan Facebook ads dan Instagram business lebih worth it untuk memperluas jangkauan pembeli.

Meskipun memanfaatkan jasa iklan dari media sosial terbilang memakan biaya, akan tetapi untuk mengakalinya, Anda bisa memilih produk yang memiliki tampilan paling bagus, laris, dan terbaru untuk dipasarkan, sehingga pengunjung pun tertarik membeli hanya dengan sekali melihat serta membaca tautan informasinya.

Membuat fanspage juga bukan hanya mengelolanya secara sederhana. Ada beberapa praktik lebih berat di dalamnya, yakni mengadakan kuis tiap minggu untuk menjaring followers lebih banyak. Kok bisa? Dengan adanya persyaratan untuk mengikut kuis berupa tagging, share, dan sifat privasi tergolong publik, maka fanspage akan lebih sering muncul di kolom beranda netizen. Nah kalau sudah seperti itu, Anda bisa mempertahankannya. Lihat saja, beberapa bulan ke depan, pasti jumlah pengunjung akan naik drastis.

  1. Strategi dan konsep dalam produk

Kalau beberapa perusahaan memberikan diskon tiap bulan atau pada event terntentu, maka dalam usaha rumahan, Anda bisa membuat konsep yang berbeda. Misalnya saja, membeli dua produk maka akan mendapat bonus berupa marchendise atau aksesoris tertentu. Anda juga bisa menarik pelanggan dengan voucher pembelian tertentu sehingga mereka ingin datang kembali.

Ingat, dalam bisnis tidak hanya memikirkan seberapa banyak profit yang akan diraih, tapi bagaimana para pelanggan akan datang terus menerus. So, ketika pelanggan sudah nyaman dan tidak bermasalah dengan produk, maka pendapatan itu akan mengalir terus tanpa harus bingung ingin mencapai target penjualan. Selama pelayanan selalu diutamakan, maka tidak mungkin kalau usaha makin tumbuh besar dengan sendirinya.