Penyebab Cacar Air dan Cara Mengobatinya

Penyebab Cacar Air

Penyebab Cacar Air

Penyebab cacar air adalah infeksi virus yang menyerang kulit dan membran mukosa, yang menyebabkan timbulnya bintil-bintil merah yang berisi cairan di sekujur tubuh. Penyakit cacar air berpotensi menular bagi mereka yang belum pernah terkena cacar air sebelumnya.

Cacar air dapat menyerang segala usia terutama bagi mereka yang berusia di bawah 15 tahun dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah serta belum menerima vaksin seperti bayi, ibu hamil dan orang lanjut usia.

Virus penyebab cacar air dinamakan virus herpes zoster. Virus dengan nama latin vericella-zoster inilah yang menyebabkan cacar air pada anak-anakdan shingles pada orang dewasa.

Gejala Cacar Air

Gejala yang paling mudah dikenali dari cacar air adalah munculnya ruam merah yang menyebar di seluruh tubuh Anda. Selain ruam, terdapat tanda-tanda lain seperti:

  • Demam
  • Mual
  • Mudah Lelah
  • Tidak Nafsu Makan
  • Sakit Kepala
  • Nyeri Otot

Yang perlu menjadi perhatian adalah, pola penyebaran ruam tiap orang berbeda-beda. Ada yang mengalami ruam merah di salah satu bagian tubuh saja dan ada pula yang menderita di seluruh tubuh hingga di area sekitar mulut dan mata.

Cara Mengobati Cacar Air

Sebenarnya penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, untuk mempercepat proses penyembuhan ada baiknya, ikut langkah berikut untuk penanganan penyakit cacar air dirumah.

  • Konsumsi obat non-aspirin untuk menurunkan demam.
  • Antihistamin dan lotion calamine untuk mengatasi rasa gatal dan digunakan saat mandi.
  • Beristirahat dan mengonsumsi banyak air.
  • Kenakan pakaian berbahan lembut dan longgar, seperti katun untuk mengurangi gesekan dengan kulit yang dapat memecahkan bintil merah.
  • Untuk mengobati luka yang disebabkan oleh bintil yang pecah dapat menggunakan sabun antiseptik yang mengandung povidone-iodine. Penggunakan sabun antiseptik juga sebaiknya digunakan oleh anggota keluarga yang tidak terkena cacar air untuk membunuh virus dan tidak mudah tertular.
  • Ganti dan cuci Bed-cover Anda dengan air panas.
  • Hindari makanan seperti makanan pedas dan makanan asin karena mengutip dari https://makananpantangan.com kedua jenis makanan tersebut dapat menghambat proses penyembuhan cacar air.

Namun, terdapat beberapa kondisi yang sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran medis ketika menghadapi kondisi kesehatan seperti Ibu Hamil, Demam lebih dari 38 derajat celcius, Mengalami muntah-muntah, sulit tidur dan mengalami penurunan kesadaran.